KEANEKARAGAMAN HAYATI BAWAH LAUT INDONESIA

Indonesia merupakan negara maritim. Sebagian besar wilayah Indonesia merupakan laut. Sehingga Indonesia memiliki banyak kekayaan hayati laut yang beraneka ragam. Hewan laut di Indonesia banyak sekali yang unik dan hanya ada di Indonesia saja.

 

Terumbu karang merupakan ekosistem yang amat peka dan sensitif sekali. Jangankan dirusak, diambil sebuah saja, maka rusaklah keutuhannya. Ini dikarenakan kehidupan di terumbu karang di dasari oleh hubungan saling tergantung antara ribuan makhluk. Rantai makanan adalah salah satu dari bentuk hubungan tersebut. Tidak cuma itu proses terciptanya pun tidak mudah. Terumbu karang membutuhkan waktu berjuta tahun hingga dapat tercipta secara utuh dan indah. Dan yang ada di perairan Indonesia saat ini paling tidak mulai terbentuk sejak 450 juta tahun silam.

 

Sebagai ekosistem terumbu karang sangat kompleks dan produkstif dan keanekaraman jenis biota yang amat tinggi. Variasi bentuk pertumbuhannya di Indonesia sangat kompleks dan luas sehingga bisa ditumbuhi oleh jenis biota lain.

 

Ekosistim ini adalah ekosistim daerah tropis yang memiliki keunikan dan keindahan yang khas yang pemanfaatannya harus secara lestari. Ekosistim terumbu karang ini umumnya terdapat padaperairan yang relatif dangkal dan jernih serta suhunya hangat ( lebih dari 22 derjat celcius) dan memiliki kadar karbonat yang tinggi. Binatang karang hidup dengan baik padaperairan tropis dan sub tropis serta jernih karena cahaya matahari harus dapat menembus hingga dasar perairan. Sinar matahari diperlukan untuk proses fotosintesis, sedangkan kadar kapur yang tinggi diperlukan untuk membentuk kerangka hewan penyusun karang dan biota lainnya.

Indonesia yang terletak di sepanjang garis khatulistiwa, mempunyai terumbu karang terluas di dunia yang tersebar mulai dari Sabang- Aceh sampai ke Irian Jaya. Dengan jumlah penduduk lebih dari 212 juta jiwa, 60 % penduduk Indonesia tinggal di daerah pesisir, maka terumbu karang merupakan tumpuan sumber penghidupan utama.

Disamping sebagai sumber perikanan, terumbu karang memberikan penghasilan antara lain bagi dunia industri ikan hias, terumbu karang juga merupakan sumber devisa bagi negara, termasuk usaha pariwisata yang dikelola oleh masyarakat setempat dan para pengusaha pariwisata bahari.

Penyu hijau merupakan hewan asli Indonesia. Penyu hijau sangat di lindungi karena keberadaannya yang hampir punah. Banyak penyu hijau yang di tangkap untuk di ambil dagingnya. Daging dari penyu hijau banyak di jadikan bahan makanan ataupun di jdikan obat tradisional.

Masih banyak kekayaan laut Indonesia yang berguna bagi masyarakat. Tapi sekarang kekayaan Indonesia sudah mulai rusak. Sebanyak 22% terumbu karang di wilayah Indonesia Bagian Timur mengalami kerusakan. Angka ini lebih kecil dibandingkan kerusakan di wilayah Indonesia Bagian Barat sebesar 71%. Banyak orang yang memanfaatkan kekayaan alam Indonesia dengan cara yang tidak benar, ada banyak yang mencari ikan menggunakan bahan peledak dan pukat harimau yang akan berdampak pada kerusakan laut dan ikan-ikan kecil. Hal seperti inilah yang banyak merugikan lingkungan. Ini disebabkan oleh masyarakat yang lebih mementingkan keuntungan pribadi dengan tidak memikirkan alam.

Kita perlu mencontoh Negara tetangga kita, Singapura yang memiliki luas wilayah tidak lebih dari luas wilayah propinsi DIY Yogyakarta, namun kesadaran akan kelestarian lingkungan warga Negara tersebut sangat tinggi, mereka mampu memfaatkan dengan optimal luas Negara yang begitu kecil dan mampu menjadi salah satu Macan Asia, dengan kondisi kekurangan lahan industri, Singapura mendirikan kawasan industri di wilayah Indonesia( Pulau Batam ), dalam hal ini Indonesia tidak mengenakan pajak karena dengan berdirinya industri tersebut dapat menyerap tenaga kerja Indonesia cukup banyak, tapi bila kita melihat lebih jauh halnya ini sepenuhnya merugikan Indonesia, karena limbah dari kawasan industri yang luas tersebut sepenuhnya menjadi ”milik” Indonesia, sedangkan Singapura mendapat untung besar dan tampa harus berurusan masalah lingkungan.

Dengan melihat kenyataan-kenyataan tersebut, kita sebagai warga negara Indonesia, seharusnya kita tetap mempertahankan dan memperjuangkan kekayaan alam Indonesia. Kini kekayaan laut Indonesia yang sepenuhnya milik rakyat Indonesia, sekarang banyak dicuri oleh negara-negara lain. Hal ini tentu saja menghasilkan kerugian yang sangat besar kepada warga dan pemerintah.

Jika kita bisa memelihara dan mempertahankan kekayaan laut Indonesia, seharusnya bisa menghidupi sebagian besar masyarakat Indonesia dan bisa menghasilkan devisa negara yang lebih besar.

Advertisements

About this entry