Daftar Istilah Dalam Ekoligi Laut Tropis (tugas mata kuliah ekologi laut tropis)

Ekologi bahari : Dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari ekologi yang ada atau terjadi di lautan.

Ekosistem : Merupakan interaksi antara komunitas dengan lingkungan yang merupakan kesatuan ekologi. Contohnya adalah ekosistem mangrove.

Ekologi laut tropis : Merupakan interaksi antara satu ekosistem dengan ekosistem yang lain, dan memungkinkan pula terjadi interaksi yang saling mempengaruhi dari beberapa ekosistem serta interaksi antara ekosistem dengan lingkungan yang berada pada daerah tropis.

Laut tropis : lautan yang mendapatkan penyinaran matahari secara terus-menerus sepanjang tahun dan seperti daerah tropis hanya memiliki dua musim ,yaitu musim kemarau dan musim hujan.

Sedimentasi : Pengendapan  atau suatu tubuh material padat yang terakumulasi di permukaan bumi atau di dekat permukaan bumi, pada kondisi tekanan dan temperatur yang rendah.

Habitat : Tempat dimana makhluk hidup tinggal.

Relung/ Niche : Peranan organism dalam suatu habitatnya.

Adaptasi : Penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya yang berubah.

Evolusi : Perubahan sifat jenis secara perlahan-lahan dalam waktu yang lama

Siklus biogeokimia : Merupakan pengertian dari siklus unsur atau senyawa kimia yang mengalir dari komponen abiotik menjadi komponen biotik dan kembali lagi ke dalam komponen abiotik yang berlangsung secara terus menerus.

Denitrifikasi : Suatu  nitrat direduksi sehingga terbentuk nitrit dan akhirnya menjadi amoniak yang tidak dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan.

Organisme : Suatu makhluk hidup yang hidup di alam bumi.

Wilayah pesisir : Merupakan daerah pertemuan antara darat dan laut; ke arah darat meliputi bagian daratan, baik kering maupun terendam air, yang masih dipengaruhi sifat-sifat laut seperti pasang surut, angin laut, dan perembesan air asin; sedangkan ke arah laut meliputi bagian laut yang masih dipengaruhi oleh proses-proses alami yang terjadi di darat.

Weathering : Proses pelapukan.

Atmosphere  input : Masuknya nutrient dari atmosphere melalui proses hujan yang membawa berbagai nutrient dari penguapan yang terjadi.

Biological Nitrogen Fixation : fiksasi biologis nitrogen (BNF) terjadi ketika atmosfer nitrogen diubah menjadi amonia oleh enzim

Immigration : Perpindahan suatu nutrient dari ekosistem terkait ke luar dari ekosistem tersebut atau ekositem lainnya.

Erosi : peristiwa pengikisan padatan (sedimen, tanah, batuan, dan partikel lainnya) akibat transportasi anginair atau es, karakteristik hujan,creep pada tanah dan material lain di bawah pengaruh gravitasi, atau oleh makhluk hidup semisal hewan yang membuat liang, dalam hal ini disebut bio-erosi. Erosi tidak sama dengan pelapukan akibat cuaca, yang mana merupakan proses penghancuran mineral batuan dengan proses kimiawi maupun fisik, atau gabungan keduanya.

Leaching intrusi : Proses keluarnya nutrient dari suatu ekosistem dengan cara intrusi dari suatu ekosistem tersebut.

Gaseos Losses (Pembuangan berupa gas) : Suatu proses pembuangan suatu nutrient berupa gas – gas yang keluar dari suatu ekosistem.

Emigration and Harvesting : Proses perpindahan nutrient atau keluarnya nutrient dari suatu ekosistem ke luar dari ekosistem tersebut.

Zooxanthellae : Karang baru bekerja sama dengan alga

Terumbu karang : bangunan ribuan karang yang menjadi tempat hidup berbagai ikan dan makhluk laut lainnya

Line Intercept Transect (LIT) : metode yang di gunakan untuk mengukur ekosistem terumbu karang yang cakupan wilayahnya kecil atau sempit seperti daerah Perlindungan Laut (DPL) berbasis masyarakat.

Petak contoh (Transect plot): adalah metode pencuplikan contoh populasi suatu komunitas dengan pendekatan petak contoh yang berada pada garis yang ditarik melewati wilayah ekosistem tersebut

Energy : ukuran dari kesanggupan benda tersebut untuk melakukan suatu usaha. Satuan energi adalah joule

Materi : sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang.

link resume–> http://sefray.wordpress.com/2010/04/14/resume-ekologi-laut-tropis/

Advertisements

About this entry